Skip to main content

LKMM Edisi II

Lanjutin yang kemarin, ternyata LKMM ada dua kali acara utama nya. ih waw... :D
Acara yang terakhir ini lebih ke peresmiannya. Langsung aja fotonyaaa....


Foto ngumpul di depan kampus 6 sebelum berangkat ke tempat tujuan.

Sesampainya ke lokasi. Kami jalan kaki sampai ke curug apa gitu.. :D

Dua jam kemudian..

Wah aku nyesel lah bawa tas jinjing. Abisnya kata panitianya ga bakal ngapa-ngapain. Ternyata ngapa-ngapain. :(

Lingkaran besar lingkaran besar, lingkaran kecil~


Kami siap makan, Akang, Eteh...


Makanan-makanan yang ga dihabisin di satuin. Bagi yang tidak menghabiskannya wajib makan makanan yang disatuin tadi. Panitia pun ikut berpartisipasi... :D


Lanjuuut dengan sedikit permainan, menghuni dunia yang semakin sempit. Liat kelompok aku yang di belakang tuh. hihihi...

Permainan memasuki spidol ke botol...

Akhir acara, dicorat-coret muka nya. Tapi  yang ini pakai lumpur biasa.

Cihuy~~

Pulang deh. Jalan kaki dua jam lagi.. -____-



Yeyeye..... Setelah tantantantantangan yang dihadapi (wew), sepertinya kata-kata ku tentang ga mau ikut Himpunan Mahasiswa aku tarik lagi. Aku senang di himpunan ini(awalnya sih belum), sekarang-sekarang ini karena sudah saling lebih dekat, jadi aku senang disini. :)

Comments

Post a Comment

Tinggalkan sapamu di sini ^^

Popular posts from this blog

Hidup-Hidupan

Astagfirullah. Astagfirullah. Beginikah zaman fitnah? Zaman fitnah adalah zaman yang mengerikan. Dimana kebaikan seseorang ditutupi oleh kejelekan orang lain jadi terlihat jelek. Kejelekan seseorang ditutupi dengan kejelekannya lagi malah jadi terlihat baik. Kebenaran dinyatakan dalam konteks yang salah akan menjadi sebab perang saudara. Kesalahan dinyatakan dalam konteks yang benar akan terlihat seperti kebohongan. Ya Allah. Tahun ini semakin terasa zaman fitnahnya. Kalau memang benar jika zaman ini selesai maka hari besar akan datang, maka kuatkanlah iman kami, buatlah kami wafat dalam agama-Mu. Wafatkan kami sebelum hari besar itu datang. Sungguh kami tidak mau termasuk orang-orang yang merasakan hari kiamat.

Dewasa Vs Kaulah Satu-Satunya

Aku rada ga 'sreg' nih sama nasehat yang satu ini Orang yang baik pasti banyak teman. Orang jahat tidak punya teman. Tapi toh nyatanya banyak tuh yang baik tapi karena dia ga gahul jadi ga punya temen. Banyak juga tuh yang jahat tapi pinter bergahul jadi punya banyak temen. Jadi ga adil dong kalau-kalau pandangan orang banyak seperti  Dia ga punya temen ah ,pasti ga asik. Ih dia banyak temennya pasti baik deh. Kalau kayak gitu semakin banyak aja dong temennya orang yang jahat. Ternyata makin tua makin banyak pernyataan yang harus dipertanyakan. Harusnya kata-kata yang ditanam dalam jiwa anak-anak ga boleh sembarangan ya. Masa iya harus menunggu mereka dewasa baru mereka sadar pernyataan-pernyataan mana saja yang masuk akal. Aha.. Tapi emang ada benernya juga sih pernyataan yang tadi ,cuma 'tidak tepat'. Padahal dulu sering banget disuruh jawab pertanyaan dengan 'benar' dan 'tepat'. Hehe.. Loh ada bunyi sirine polisi... . . . . . . . . Lama...

Sehat? Mau dong

Desember-Januari Setahun yang lalu. Minggu-minggu sebelum UAS. Kepalaku berat sekali. Entah kenapa bawaannya malah ingin keramas. Pagi-pagi aku sudah keramas. Kepalaku sudah tidak berat lagi. "Ohh, gapapa tah." aku tersenyum. Siap-siap berangkat kuliah. Sore hari sepulang kuliah, kepalaku berat lagi. Malah aku jadi jatuh dari tangga kosan. Duhh. Keesokan hari badan mulai terasa ga enak. Hingga berhari-hari keadaanku semakin parah. Aku masih memaksakan kuliah. Saat itu aku dibopong oleh Vani, teman sekelas. Beberapa kali aku berhenti jalan untuk istirahat. Hanya mampu berjalan 20 langkah mungkin. Di mata kuliah yang 'extra' kondisiku tidak sedang fit. Ahh. Sore harinya, di kamar kosan. Aku menggigil. Belum pernah sedingin ini. Ada Ria memanggilku, tapi aku ga kuat menjawabnya. Aku sms dia "gw lg kedinginan". Dia turun menuju ke kamarnya. Tidak lama dia naik lagi ke kamarku. "Ami!" "Ami! Kenapa!" Sekuatnya aku buka pintu. "Dingi...