Skip to main content

Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa

Akhir bulan Juni 2012, aku lupa tepatnya tanggal berapa., ada acara LKMM. Sesuai dengan kepanjangan LKMM di judul, aku kira ya seperti trainning biasa maka-nya aku mendaftarkan diri.


Sekitar empat hari sebelum hari H ada mentoring tentang LKMM. Dari situ aku sadar kalau LKMM itu adalah wadah untuk melatih mahasiswa yang mau masuk Himpunan Mahasiswa di Kampus aku. Weleh, padahal aku ga mau ikut HiMa. Tapi udah bayar pendaftaran. Yahh, sudahlah. Hari demi hari aku ikuti mentoringnya. Sampai hari H, aku juga hadir. Dengan bawaan satu tas full, dan peralatan kelompok, aku dan teman-teman(yang ikut serta LKMM) kumpul terlebih dulu di kampus sekitar jam 1 siang (kayaknya xD). Lalu peserta dirapihkan oleh panitia LKMM. Dan dengan beberapa acara, sekitar jam 5 sore kami diarahkan ke sebuah mobil truk(kayak mbee aja xD), lalu diberangkatkan menuju lokasi utama di Curug tilu Leuwi opat. Moment di dalam truk dilewat saja, tapi intinya moment itu melelahkan badan dan hati.

Sekitar jam 7 malam, truk beserta penghuninya sampai dengan selamat. Kami pun mulai dirapihkan kembali ala ospek. Eh, kok malah diceritain ya.. hihihi
Acara full LKMM sebaiknya dirahasiakan dari publik, apalagi sama calon HiMa tahun depan. hehehe..

Aku cuma mau share foto aja... :D

Setelah acara-acara malam, keesokan paginya yang teramat dingin ,dan kondisi mata yang belum terpejam. Panitia menyuruh kami untuk olahraga pagi, lalu sarapan. 
      

Lalu dimulai lagi acara serius di pagi hari dengan syarat memakai kaos dominan warna putih. Dan menggigit coki-coki sampai disuruh dilepas/dimakan.

Rintangan demi rintangan dihadapi..

Sesampainya di rintangan ke sekian, ada seutas tali mengguntai ke bawah yang tidak terlalu terjal. Dan perintah panitia untuk turun menggunakan seutaas tali itu. Aku turun dengan amatirnya dimana kelompok lain sedang merayap di lumpur buatan.



Bajuuu kuuuu..... Alhasil sampai sekarang baju putihnya berubah menjadi cokelat. -___-

Setelah nyasar, akhirnya kelompok ku sampai ke markas alumni. "Hiii"



Sebelum pulang dikasih hadiah ee eboo dulu.... xD



Hehe... Udah deh segini aja, foto nya ga ada lagi. wkwkwk...

Comments

Popular posts from this blog

Hidup-Hidupan

Astagfirullah. Astagfirullah. Beginikah zaman fitnah? Zaman fitnah adalah zaman yang mengerikan. Dimana kebaikan seseorang ditutupi oleh kejelekan orang lain jadi terlihat jelek. Kejelekan seseorang ditutupi dengan kejelekannya lagi malah jadi terlihat baik. Kebenaran dinyatakan dalam konteks yang salah akan menjadi sebab perang saudara. Kesalahan dinyatakan dalam konteks yang benar akan terlihat seperti kebohongan. Ya Allah. Tahun ini semakin terasa zaman fitnahnya. Kalau memang benar jika zaman ini selesai maka hari besar akan datang, maka kuatkanlah iman kami, buatlah kami wafat dalam agama-Mu. Wafatkan kami sebelum hari besar itu datang. Sungguh kami tidak mau termasuk orang-orang yang merasakan hari kiamat.

Dewasa Vs Kaulah Satu-Satunya

Aku rada ga 'sreg' nih sama nasehat yang satu ini Orang yang baik pasti banyak teman. Orang jahat tidak punya teman. Tapi toh nyatanya banyak tuh yang baik tapi karena dia ga gahul jadi ga punya temen. Banyak juga tuh yang jahat tapi pinter bergahul jadi punya banyak temen. Jadi ga adil dong kalau-kalau pandangan orang banyak seperti  Dia ga punya temen ah ,pasti ga asik. Ih dia banyak temennya pasti baik deh. Kalau kayak gitu semakin banyak aja dong temennya orang yang jahat. Ternyata makin tua makin banyak pernyataan yang harus dipertanyakan. Harusnya kata-kata yang ditanam dalam jiwa anak-anak ga boleh sembarangan ya. Masa iya harus menunggu mereka dewasa baru mereka sadar pernyataan-pernyataan mana saja yang masuk akal. Aha.. Tapi emang ada benernya juga sih pernyataan yang tadi ,cuma 'tidak tepat'. Padahal dulu sering banget disuruh jawab pertanyaan dengan 'benar' dan 'tepat'. Hehe.. Loh ada bunyi sirine polisi... . . . . . . . . Lama...

Sehat? Mau dong

Desember-Januari Setahun yang lalu. Minggu-minggu sebelum UAS. Kepalaku berat sekali. Entah kenapa bawaannya malah ingin keramas. Pagi-pagi aku sudah keramas. Kepalaku sudah tidak berat lagi. "Ohh, gapapa tah." aku tersenyum. Siap-siap berangkat kuliah. Sore hari sepulang kuliah, kepalaku berat lagi. Malah aku jadi jatuh dari tangga kosan. Duhh. Keesokan hari badan mulai terasa ga enak. Hingga berhari-hari keadaanku semakin parah. Aku masih memaksakan kuliah. Saat itu aku dibopong oleh Vani, teman sekelas. Beberapa kali aku berhenti jalan untuk istirahat. Hanya mampu berjalan 20 langkah mungkin. Di mata kuliah yang 'extra' kondisiku tidak sedang fit. Ahh. Sore harinya, di kamar kosan. Aku menggigil. Belum pernah sedingin ini. Ada Ria memanggilku, tapi aku ga kuat menjawabnya. Aku sms dia "gw lg kedinginan". Dia turun menuju ke kamarnya. Tidak lama dia naik lagi ke kamarku. "Ami!" "Ami! Kenapa!" Sekuatnya aku buka pintu. "Dingi...