Skip to main content

Sehatkan Mudamu

Kutipan membangun.
buat yang ngrokok. minuman keras dan pemakai narkoba =========================================


Setelah umur 30 tahun, semua kebiasaan buruk mulai menjadi penyakit.

Semakin kuat kita mengabaikan nasihat baik saat muda, semakin parah penyakit dan penderitaan kita setelah umur 30.

Banyak teman sekolah dan kuliah yang seusia saya, yang telah meninggal dunia karena masa berlaku badan mereka diselesaikan lebih awal oleh penyakit.

Anda yang muda dan sakti sekarang, ingat ya? Anda akan pasti menua, jangan gagah-gagahan sekarang dengan menelantarkan kesehatan.

Ini bukan teori. Tapi kepastian yang sedang Anda jalani.

Kemudaan Anda bukanlah ijin untuk melemahkan masa tua.

Hari ini, tegaslah menghentikan kebiasaan buruk. Jangan melukai dan meracuni badan Anda sendiri.

Masa muda itu sebentar. Masa tua itu lebih panjang, dan amat sangat super tidak enak menjadi orang tua yang mentalnya disiksa oleh badan yang rusak.

Dan yang lebih ironis, Anda akan menjadi beban yang merepoti keluarga yang tadinya menasehati Anda.
Sumber: Kembang Anggrek

Comments

Popular posts from this blog

Hidup-Hidupan

Astagfirullah. Astagfirullah. Beginikah zaman fitnah? Zaman fitnah adalah zaman yang mengerikan. Dimana kebaikan seseorang ditutupi oleh kejelekan orang lain jadi terlihat jelek. Kejelekan seseorang ditutupi dengan kejelekannya lagi malah jadi terlihat baik. Kebenaran dinyatakan dalam konteks yang salah akan menjadi sebab perang saudara. Kesalahan dinyatakan dalam konteks yang benar akan terlihat seperti kebohongan. Ya Allah. Tahun ini semakin terasa zaman fitnahnya. Kalau memang benar jika zaman ini selesai maka hari besar akan datang, maka kuatkanlah iman kami, buatlah kami wafat dalam agama-Mu. Wafatkan kami sebelum hari besar itu datang. Sungguh kami tidak mau termasuk orang-orang yang merasakan hari kiamat.

Sehat? Mau dong

Desember-Januari Setahun yang lalu. Minggu-minggu sebelum UAS. Kepalaku berat sekali. Entah kenapa bawaannya malah ingin keramas. Pagi-pagi aku sudah keramas. Kepalaku sudah tidak berat lagi. "Ohh, gapapa tah." aku tersenyum. Siap-siap berangkat kuliah. Sore hari sepulang kuliah, kepalaku berat lagi. Malah aku jadi jatuh dari tangga kosan. Duhh. Keesokan hari badan mulai terasa ga enak. Hingga berhari-hari keadaanku semakin parah. Aku masih memaksakan kuliah. Saat itu aku dibopong oleh Vani, teman sekelas. Beberapa kali aku berhenti jalan untuk istirahat. Hanya mampu berjalan 20 langkah mungkin. Di mata kuliah yang 'extra' kondisiku tidak sedang fit. Ahh. Sore harinya, di kamar kosan. Aku menggigil. Belum pernah sedingin ini. Ada Ria memanggilku, tapi aku ga kuat menjawabnya. Aku sms dia "gw lg kedinginan". Dia turun menuju ke kamarnya. Tidak lama dia naik lagi ke kamarku. "Ami!" "Ami! Kenapa!" Sekuatnya aku buka pintu. "Dingi...

Musibah

aahh. menyebalkan.... telapak kaki aku jadi gini... huhu... sabar..sabar..