Skip to main content

Kasih Sayang-Nya

Kutipan membangun.
Tidak MUDAH tersenyum ketika hati menangis dan teriris..

Tapi akan terasa INDAH ketika kita menyadari itu bagian dari kasih Ilahi
Agar Allah memindahkan kebaikan-kebaikan orang yang menyakiti kita.

Tidak MUDAH bangkit dalam keadaan terpuruk,,Tapi akan terasa INDAH ketika kita menyadari...Bahwa Allah sedang menyapa dengan cinta_Nya Agar kita tumbuh besar dan kuat.

Tidak MUDAH memberi ketika diri sendiri dalam kekurangan
Tapi akan terasa INDAH ketika kita bisa membahagiakan orang lain Bukan membahagiakan diri sendiri

Tidak MUDAH memaafkan ketika kita dibenci dan di hina..Tapi akan terasa INDAH kalau itu bagian dari penyucian diri...Dan ikhlas hanya mengharap ridho Ilahi.

Tidak MUDAH melupakan kegagalan ketika kita masih berkubang didalamnya, Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari itu adalah awal dari kesuksesan kita.

Tidak MUDAH melupakan masa lalu yang menyakitkan..Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari itulah jalan yang harus ditempuh...Untuk mengawali kebahagiaan yang akan diberikan Allah sebagai penggantinya.

Tidak MUDAH menghilangkan duka karena kehilangan..Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari...
Bahwa Tuhan telah meminjamkan kepada kita beberapa saat.

Tidak MUDAH menghadapi penderitaan dan cobaan yang terus mendera..Tapi akan terasa INDAH ketika menumbuhkan kesabaran dan rasa syukur...
Dan menyadari itu bagian dari cara Allah menyayangi hamba_Nya... Seperti Allah menyayangi para Nabi dan Rasul_Nya


Sumber: Kembang Anggrek

Comments

Popular posts from this blog

Hidup-Hidupan

Astagfirullah. Astagfirullah. Beginikah zaman fitnah? Zaman fitnah adalah zaman yang mengerikan. Dimana kebaikan seseorang ditutupi oleh kejelekan orang lain jadi terlihat jelek. Kejelekan seseorang ditutupi dengan kejelekannya lagi malah jadi terlihat baik. Kebenaran dinyatakan dalam konteks yang salah akan menjadi sebab perang saudara. Kesalahan dinyatakan dalam konteks yang benar akan terlihat seperti kebohongan. Ya Allah. Tahun ini semakin terasa zaman fitnahnya. Kalau memang benar jika zaman ini selesai maka hari besar akan datang, maka kuatkanlah iman kami, buatlah kami wafat dalam agama-Mu. Wafatkan kami sebelum hari besar itu datang. Sungguh kami tidak mau termasuk orang-orang yang merasakan hari kiamat.

Dewasa Vs Kaulah Satu-Satunya

Aku rada ga 'sreg' nih sama nasehat yang satu ini Orang yang baik pasti banyak teman. Orang jahat tidak punya teman. Tapi toh nyatanya banyak tuh yang baik tapi karena dia ga gahul jadi ga punya temen. Banyak juga tuh yang jahat tapi pinter bergahul jadi punya banyak temen. Jadi ga adil dong kalau-kalau pandangan orang banyak seperti  Dia ga punya temen ah ,pasti ga asik. Ih dia banyak temennya pasti baik deh. Kalau kayak gitu semakin banyak aja dong temennya orang yang jahat. Ternyata makin tua makin banyak pernyataan yang harus dipertanyakan. Harusnya kata-kata yang ditanam dalam jiwa anak-anak ga boleh sembarangan ya. Masa iya harus menunggu mereka dewasa baru mereka sadar pernyataan-pernyataan mana saja yang masuk akal. Aha.. Tapi emang ada benernya juga sih pernyataan yang tadi ,cuma 'tidak tepat'. Padahal dulu sering banget disuruh jawab pertanyaan dengan 'benar' dan 'tepat'. Hehe.. Loh ada bunyi sirine polisi... . . . . . . . . Lama...

Sehat? Mau dong

Desember-Januari Setahun yang lalu. Minggu-minggu sebelum UAS. Kepalaku berat sekali. Entah kenapa bawaannya malah ingin keramas. Pagi-pagi aku sudah keramas. Kepalaku sudah tidak berat lagi. "Ohh, gapapa tah." aku tersenyum. Siap-siap berangkat kuliah. Sore hari sepulang kuliah, kepalaku berat lagi. Malah aku jadi jatuh dari tangga kosan. Duhh. Keesokan hari badan mulai terasa ga enak. Hingga berhari-hari keadaanku semakin parah. Aku masih memaksakan kuliah. Saat itu aku dibopong oleh Vani, teman sekelas. Beberapa kali aku berhenti jalan untuk istirahat. Hanya mampu berjalan 20 langkah mungkin. Di mata kuliah yang 'extra' kondisiku tidak sedang fit. Ahh. Sore harinya, di kamar kosan. Aku menggigil. Belum pernah sedingin ini. Ada Ria memanggilku, tapi aku ga kuat menjawabnya. Aku sms dia "gw lg kedinginan". Dia turun menuju ke kamarnya. Tidak lama dia naik lagi ke kamarku. "Ami!" "Ami! Kenapa!" Sekuatnya aku buka pintu. "Dingi...