Skip to main content

Review Hello Ghost

Saya suka sama film ini. Bener-bener suka sama film-nya. Kata bapak saya saja "film nya unik, ide-ide nya belum pernah diliat di film-film laen. Keren lah pokoknya."

Bagi yang penasaran, nih ada review nya (copas juga, sedikit edited). hehe
Bagi yang tidak penasaran, ya terserah :p


Movie: Hello Ghost
Revised romanization: Hellowoo Goseuteu
Hangul: 헬로우 고스트
Director: Kim Young-Tak
Writer: Kim Young-Tak
Producer: Lim Sung-Bin, Choi Moon-Soo
Cinematographer: Choi Sang-Muk
Release Date: December 23, 2010
Runtime: 111 min.
Distributor: Next Entertainment World
Language: Korean
Country: South Korea








Di antara bintang-bintang Korea yang ganteng saya kadang heran kenapa Cha Tae Hyun masih memperoleh kerjaan akting di sana. Padahal kalau dibandingkan dengan Rain atau Won Bin atau banyak sekali aktor Korea di sana jelas Cha Tae Hyun ini jelek bin biasa. Tapi ah mungkin itu yang menjadi daya tarik dari Tae-Hyun. Wajahnya yang biasa membuat dia mudah direlate oleh para penonton, apalagi dalam peran-peran humoris yang biasa ia lakoni seperti dalam My Sassy Girl.
("Belum pernah liat My Sassy Girl, pernahnya Ba-bo, menurut saya Cha Tae Hyun cakep kok. Natural. hehe" kata amiiadjah)

Sang Man merasa hidupnya benar-benar tidak berguna. Ia tidak punya orang yang perhatian kepadanya sehingga ia memutuskan untuk bunuh diri dan mengakhir hidupnya. Dasar Sang Man sial, mau mati saja dia gagal. Malahan ini memberi Sang Man kemampuan spesial melihat hantu. Ada empat hantu yang terutamanya menganggu dia, yaitu: seorang hantu gendut tukang rokok, seorang hantu kakek-kakek genit, seorang hantu anak kecil yang nakal, dan terakhir seorang hantu ibu-ibu yang selaluuuu saja menangis.

Sang Man benar-benar merasa terganggu dengan kehadiran hantu-hantu ini sebab ia ingin mencoba bunuh diri lagi (konon orang yang bisa melihat dan diikuti hantu tidak bisa bunuh diri). Sang Man pun mengadakan perjanjian dengan para hantu tersebut. Ia akan mengijinkan tubuhnya dikendalikan para hantu untuk menyelesaikan ‘urusan’ mereka. Sebagai gantinya kalau sudah selesai para hantu itu harus pergi meninggalkannya. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu para hantu itu memberikan sesuatu yang Sang Man selalu inginkan: sebuah keluarga yang bisa bersamanya. Lantas… bagaimana petualangan Sang Man dengan para hantu ini?

Film Hello Ghost ini dibesut oleh sutradara debutan Kim Young Tak. Mungkin karena itu ia bisa memberikan sebuah cerita yang sangat fresh dan menarik. Tentunya ini juga tertolong oleh performa cemerlang dari Cha Tae Hyun. Sebagai Sang Man ia memang tidak terlalu menarik karena gloomy. Tetapi bakat komedian Tae Hyun terlihat saat sosoknya diambil alih para hantu. Perhatikanlah mimik Tae Hyun yang centil saat memandang – maaf – bokong wanita. Atau bagaimana suaranya jadi sedikit kebanci-bancian ketika dipengaruhi si hantu gadis. Penampilan dinamis Tae Hyun membuat film ini sukses di sisi humorisnya.

Akan tetapi Hello Ghost sungguh menunjukkan kebrilianannya di 15 menit terakhir. Bagiku ending terbaik sebuah film tak perlu memberi twist super aneh atau memberi cliffhanger di saat akhir. Bagiku ending terbaik film adalah yang mampu membuat kita melihat film itu lagi dengan pola pandang yang berbeda dan mengangkat nilai film itu secara keseluruhan. Itulah yang dilakukan oleh ending film ini. Film yang tadinya lucu dan bagus diubah endingnya menjadi lucu, mengharukan dan luar biasa. Tidak berlebihan kalau saya mengatakan hati kalian sudah mati bila tak menangis oleh endingnya.

So my verdict is… Hello Ghost adalah film yang sangat bagus. Tidak salah ia menjadi satu dari hit terbesar dunia perfilman Korea tahun lalu. Akting para artis yang terlibat di dalamnya mengalir secara natural dan saling mengisi. Humornya pas dan tidak berlebihan. Dan di saat yang pas dramanya benar-benar menohok ke hati. Jangan lewatkan.

Note: Begitu terkesannya Chris Colombus akan film ini, ia membeli hak untuk meremake setelah menontonnya di festival film Berlin. Saya berharap Hollywood tidak menghancurkan remakenya sebagaimana yang terjadi dengan My Sassy Girl.

Score: A-

Movie Details
Director: Kim Young Tak
Cast: Cha Tae Hyun, Kang Hye Won, Jang Yeong Nam
Running Time: 111 Minutes


"maaf ya bahasanya campur sari gitu. hehe. :D"

Comments

Popular posts from this blog

Hidup-Hidupan

Astagfirullah. Astagfirullah. Beginikah zaman fitnah? Zaman fitnah adalah zaman yang mengerikan. Dimana kebaikan seseorang ditutupi oleh kejelekan orang lain jadi terlihat jelek. Kejelekan seseorang ditutupi dengan kejelekannya lagi malah jadi terlihat baik. Kebenaran dinyatakan dalam konteks yang salah akan menjadi sebab perang saudara. Kesalahan dinyatakan dalam konteks yang benar akan terlihat seperti kebohongan. Ya Allah. Tahun ini semakin terasa zaman fitnahnya. Kalau memang benar jika zaman ini selesai maka hari besar akan datang, maka kuatkanlah iman kami, buatlah kami wafat dalam agama-Mu. Wafatkan kami sebelum hari besar itu datang. Sungguh kami tidak mau termasuk orang-orang yang merasakan hari kiamat.

Dewasa Vs Kaulah Satu-Satunya

Aku rada ga 'sreg' nih sama nasehat yang satu ini Orang yang baik pasti banyak teman. Orang jahat tidak punya teman. Tapi toh nyatanya banyak tuh yang baik tapi karena dia ga gahul jadi ga punya temen. Banyak juga tuh yang jahat tapi pinter bergahul jadi punya banyak temen. Jadi ga adil dong kalau-kalau pandangan orang banyak seperti  Dia ga punya temen ah ,pasti ga asik. Ih dia banyak temennya pasti baik deh. Kalau kayak gitu semakin banyak aja dong temennya orang yang jahat. Ternyata makin tua makin banyak pernyataan yang harus dipertanyakan. Harusnya kata-kata yang ditanam dalam jiwa anak-anak ga boleh sembarangan ya. Masa iya harus menunggu mereka dewasa baru mereka sadar pernyataan-pernyataan mana saja yang masuk akal. Aha.. Tapi emang ada benernya juga sih pernyataan yang tadi ,cuma 'tidak tepat'. Padahal dulu sering banget disuruh jawab pertanyaan dengan 'benar' dan 'tepat'. Hehe.. Loh ada bunyi sirine polisi... . . . . . . . . Lama...

Sehat? Mau dong

Desember-Januari Setahun yang lalu. Minggu-minggu sebelum UAS. Kepalaku berat sekali. Entah kenapa bawaannya malah ingin keramas. Pagi-pagi aku sudah keramas. Kepalaku sudah tidak berat lagi. "Ohh, gapapa tah." aku tersenyum. Siap-siap berangkat kuliah. Sore hari sepulang kuliah, kepalaku berat lagi. Malah aku jadi jatuh dari tangga kosan. Duhh. Keesokan hari badan mulai terasa ga enak. Hingga berhari-hari keadaanku semakin parah. Aku masih memaksakan kuliah. Saat itu aku dibopong oleh Vani, teman sekelas. Beberapa kali aku berhenti jalan untuk istirahat. Hanya mampu berjalan 20 langkah mungkin. Di mata kuliah yang 'extra' kondisiku tidak sedang fit. Ahh. Sore harinya, di kamar kosan. Aku menggigil. Belum pernah sedingin ini. Ada Ria memanggilku, tapi aku ga kuat menjawabnya. Aku sms dia "gw lg kedinginan". Dia turun menuju ke kamarnya. Tidak lama dia naik lagi ke kamarku. "Ami!" "Ami! Kenapa!" Sekuatnya aku buka pintu. "Dingi...