Skip to main content

Pahamilah Wahai Temanku

Dari dulu sampe sekarang, masih aja susah kalo udah ngejelasin tentang "itu"..
"Itu" yang dimaksud adalah berpacaran.

"Berpacaran yang saat ini banyak digandrungi anak-anak muda adalah sikap laki-laki bermental kerupuk dan pecundang dan tipe wanita yang tak punya harga diri, menjalin hubungan secara syar`i dan menikahi dengan cara-cara yang baik, itulah akhlak seorang laki-laki yang didamba dan sikap seorang wanita calon penghuni sorga. Bila godaan itu terasa berat bagimu, berpuasa tak sanggup mengobatimu, maka menikahlah, insya Allah itu lebih berkah dan mengantarkan pada kebaikan.

Jika kamu mengira berpacaran itu adalah jalan menuju pernikahan, maka engkau telah tertipu oleh nafsumu. Engkau telah termakan bujuk rayu setan durjana. Apakah engkau mau memetik buah dari pohon sebelum waktunya? Apakah engkau mau membeli barang yang telah usang dan pernah dipakai orang?"


Banyak sih yang denger atau bacanya, tapi pada tetep aja gamau nerima kenyataannya.. Musti gimana dong.. Saya begitu bukan karena saya sudah sempurna ngejalaninya. Tapi justru, biar saya punya teman yang juga akan mengusahakan syar'i Islam itu dengan baik. Saya butuh teman yang mengingatkan, saling mengingatkan kalau-kalau (kemungkinan besar sering) lupa. Tolonglah teman, kita sama-sama memperbaiki tradisi yang tidak baik, demi anak-cucu kita kelak.

Sempat saya merasa sebagai sampah yang selintas saja dilewati oleh teman baik ku. Perih rasanya.

Jujur, saya juga punya seorang pria yang saya sayangi. Dia sudah aku kenal dari zaman SMP dulu. Tapi muncul sayangnya baru 1,5 tahun yang lalu. Dia lagi kuliah. Di ujung sana. Saya juga sering bermanja-manja. Ini memang susah, saya tau. Begitu lemahnya saya dalam menghadapi besarnya rasa sayang ini. Walaupun nanti saya bisa melakukan syar'i dengan baik, Insya Allah nanti pria itu yang jadi suami saya yang pertama dan yang terakhir. aamiin. So sweet.. hehe.
Pokoknya sekarang usaha dulu. Jangan berhubungan melebihi batas.
Ceria ceria :D

(I LOVE YOU)

Comments

  1. malem-malem nggak ada kerjaan terus stalking blog-mu, nemu postingan ini ... berasa ada temennya kkk~ xD
    gw juga pengennya kayak gitu miii, ketemu terus nikah~~~ ^^
    mungkin nggak sih itu terjadi ma gw?!,godaan pengen punya pacarnya berat eung~ *malah curhat*

    aaaaaaammmiii~~ do'a kan aku cepat bertemu Bapak-nya anak-anakku (?) .. wkwkwk xp

    ReplyDelete

Post a Comment

Tinggalkan sapamu di sini ^^

Popular posts from this blog

Hidup-Hidupan

Astagfirullah. Astagfirullah. Beginikah zaman fitnah? Zaman fitnah adalah zaman yang mengerikan. Dimana kebaikan seseorang ditutupi oleh kejelekan orang lain jadi terlihat jelek. Kejelekan seseorang ditutupi dengan kejelekannya lagi malah jadi terlihat baik. Kebenaran dinyatakan dalam konteks yang salah akan menjadi sebab perang saudara. Kesalahan dinyatakan dalam konteks yang benar akan terlihat seperti kebohongan. Ya Allah. Tahun ini semakin terasa zaman fitnahnya. Kalau memang benar jika zaman ini selesai maka hari besar akan datang, maka kuatkanlah iman kami, buatlah kami wafat dalam agama-Mu. Wafatkan kami sebelum hari besar itu datang. Sungguh kami tidak mau termasuk orang-orang yang merasakan hari kiamat.

Dewasa Vs Kaulah Satu-Satunya

Aku rada ga 'sreg' nih sama nasehat yang satu ini Orang yang baik pasti banyak teman. Orang jahat tidak punya teman. Tapi toh nyatanya banyak tuh yang baik tapi karena dia ga gahul jadi ga punya temen. Banyak juga tuh yang jahat tapi pinter bergahul jadi punya banyak temen. Jadi ga adil dong kalau-kalau pandangan orang banyak seperti  Dia ga punya temen ah ,pasti ga asik. Ih dia banyak temennya pasti baik deh. Kalau kayak gitu semakin banyak aja dong temennya orang yang jahat. Ternyata makin tua makin banyak pernyataan yang harus dipertanyakan. Harusnya kata-kata yang ditanam dalam jiwa anak-anak ga boleh sembarangan ya. Masa iya harus menunggu mereka dewasa baru mereka sadar pernyataan-pernyataan mana saja yang masuk akal. Aha.. Tapi emang ada benernya juga sih pernyataan yang tadi ,cuma 'tidak tepat'. Padahal dulu sering banget disuruh jawab pertanyaan dengan 'benar' dan 'tepat'. Hehe.. Loh ada bunyi sirine polisi... . . . . . . . . Lama...

Sehat? Mau dong

Desember-Januari Setahun yang lalu. Minggu-minggu sebelum UAS. Kepalaku berat sekali. Entah kenapa bawaannya malah ingin keramas. Pagi-pagi aku sudah keramas. Kepalaku sudah tidak berat lagi. "Ohh, gapapa tah." aku tersenyum. Siap-siap berangkat kuliah. Sore hari sepulang kuliah, kepalaku berat lagi. Malah aku jadi jatuh dari tangga kosan. Duhh. Keesokan hari badan mulai terasa ga enak. Hingga berhari-hari keadaanku semakin parah. Aku masih memaksakan kuliah. Saat itu aku dibopong oleh Vani, teman sekelas. Beberapa kali aku berhenti jalan untuk istirahat. Hanya mampu berjalan 20 langkah mungkin. Di mata kuliah yang 'extra' kondisiku tidak sedang fit. Ahh. Sore harinya, di kamar kosan. Aku menggigil. Belum pernah sedingin ini. Ada Ria memanggilku, tapi aku ga kuat menjawabnya. Aku sms dia "gw lg kedinginan". Dia turun menuju ke kamarnya. Tidak lama dia naik lagi ke kamarku. "Ami!" "Ami! Kenapa!" Sekuatnya aku buka pintu. "Dingi...