Skip to main content

Sore Mingguan

Teman-teman kost-an aku cepat sekali akrab.. Paginya kenalan ,siangnya sudah ketawa-ketiwi ,cerita panjang lebar ,bercanda ,rasanya tenang banget kalo di dekat mereka.

Tadi siang kami jalan-jalan. Pertama ke Gramedia ,terus ke Toko Gunung Agung ,terus beli karcis nonton di XXI BIP ,terus PhotoBOX-an ,terus nonton ,terus beli makan malam ,terus pulang ke kost-an ,terus bayar uang tagiihan listrik ,terus makan bareng ,ngobrol dikit ,terus ke kamar masing-masing deh.
Berangkat dari kkost-an jam 12 siang ,pulang ke kost-an jam 7.30 malam. Ini hasil PhotoBOX-an tadi


(tempatnya sempit)
Eva (sebelah kiri) ,aku (sebelah atas) ,Ria (sebelah bawah) ,Hermina (sebelah kanan)

Masih ada lagi teman kost-an saya yang lain. Tapi cuma itu yang lebih sering jalan-jalan bareng.

Comments

  1. ceritanya jd anak kos nih?
    semoga lancar2 aja ya...
    kalo 1 kamar tuh hrs rukun gak blh ribut..
    ^_^
    salam bwt semua ya

    ReplyDelete
  2. @Penghuni 60:
    waaa.. makasih ya.. ^_^
    apa sebelumnya kita pernah kenal??

    ReplyDelete

Post a Comment

Tinggalkan sapamu di sini ^^

Popular posts from this blog

Hidup-Hidupan

Astagfirullah. Astagfirullah. Beginikah zaman fitnah? Zaman fitnah adalah zaman yang mengerikan. Dimana kebaikan seseorang ditutupi oleh kejelekan orang lain jadi terlihat jelek. Kejelekan seseorang ditutupi dengan kejelekannya lagi malah jadi terlihat baik. Kebenaran dinyatakan dalam konteks yang salah akan menjadi sebab perang saudara. Kesalahan dinyatakan dalam konteks yang benar akan terlihat seperti kebohongan. Ya Allah. Tahun ini semakin terasa zaman fitnahnya. Kalau memang benar jika zaman ini selesai maka hari besar akan datang, maka kuatkanlah iman kami, buatlah kami wafat dalam agama-Mu. Wafatkan kami sebelum hari besar itu datang. Sungguh kami tidak mau termasuk orang-orang yang merasakan hari kiamat.

Sehat? Mau dong

Desember-Januari Setahun yang lalu. Minggu-minggu sebelum UAS. Kepalaku berat sekali. Entah kenapa bawaannya malah ingin keramas. Pagi-pagi aku sudah keramas. Kepalaku sudah tidak berat lagi. "Ohh, gapapa tah." aku tersenyum. Siap-siap berangkat kuliah. Sore hari sepulang kuliah, kepalaku berat lagi. Malah aku jadi jatuh dari tangga kosan. Duhh. Keesokan hari badan mulai terasa ga enak. Hingga berhari-hari keadaanku semakin parah. Aku masih memaksakan kuliah. Saat itu aku dibopong oleh Vani, teman sekelas. Beberapa kali aku berhenti jalan untuk istirahat. Hanya mampu berjalan 20 langkah mungkin. Di mata kuliah yang 'extra' kondisiku tidak sedang fit. Ahh. Sore harinya, di kamar kosan. Aku menggigil. Belum pernah sedingin ini. Ada Ria memanggilku, tapi aku ga kuat menjawabnya. Aku sms dia "gw lg kedinginan". Dia turun menuju ke kamarnya. Tidak lama dia naik lagi ke kamarku. "Ami!" "Ami! Kenapa!" Sekuatnya aku buka pintu. "Dingi...

Musibah

aahh. menyebalkan.... telapak kaki aku jadi gini... huhu... sabar..sabar..