Baru saja ada saudaraku mengantarkan makanan ke rumah.
Aaaaaannak kecil kurraangg ajarr itu! Dengan bangga nya dia masuk rumahku sambil nyengir
dia: "Hihi ,tinggi dong"
(dengan mengukur kepala nya ala tangan DJ)
"yah pendek yah"
aku: "nanti juga tinggi lagi"
dia: "tinggi apaan ,kalo udah pendek ya pendek"
aku: "udah sono lu ah. ga sopan lu"
dia: "yahaha dasar teteh pendek".
Mungkin karma juga kali ya. Soalnya dulu aku ledekin dia "si pendek". :D
Sekarang dia sudah "jejaka". Suaranya jadi menggema. Haha. Saudaraku yang satu itu teman main dari kecil. Kami sudah 3 tahun tidak bermain bersama lagi. Tapi sikapnya masih seakrab dulu.
Bocah bocah :)
Astagfirullah. Astagfirullah. Beginikah zaman fitnah? Zaman fitnah adalah zaman yang mengerikan. Dimana kebaikan seseorang ditutupi oleh kejelekan orang lain jadi terlihat jelek. Kejelekan seseorang ditutupi dengan kejelekannya lagi malah jadi terlihat baik. Kebenaran dinyatakan dalam konteks yang salah akan menjadi sebab perang saudara. Kesalahan dinyatakan dalam konteks yang benar akan terlihat seperti kebohongan. Ya Allah. Tahun ini semakin terasa zaman fitnahnya. Kalau memang benar jika zaman ini selesai maka hari besar akan datang, maka kuatkanlah iman kami, buatlah kami wafat dalam agama-Mu. Wafatkan kami sebelum hari besar itu datang. Sungguh kami tidak mau termasuk orang-orang yang merasakan hari kiamat.
Comments
Post a Comment
Tinggalkan sapamu di sini ^^