Skip to main content

dia & aku bukan anak kecil

Sudah ke sekian kalinya ,sya menemukan chater yang sangat bangga akan kemudaannya ,yaitu yang berumur 17 ke bawah ,apalagi kalau ada yang bilang "wah kamu masih kecil ya" .. Bahkan ada chater yang berumur 17 ke atas tidak mau disebut dewasa .. Yang sya pertanyakan adalah "kenapa sangat bangga dibilang anak kecil ? apa karna muka anak kecil tuh lucu~lucu ?" trus "kenapa tidak mau disebut dewasa ? apa karna muka orang dewasa tuh udah agak menjurus ke keriput ?"..

Sering kali sya menggeleng~gelengkan kepala (bukan lagi dugem loh) sambil menepuk~nepuk dada (jangan ngeres !) acap kali melihat orang yang seperti itu .. Entah siapa yang aneh ,sya atau mereka menurut Anda ,, hanya saja sya merasa aneh terhadap mereka .. Anda tanya KENAPA ?? inilah faktor~faktor pendorongnya:
1. ada sebagian orang yang meremehkan anak kecil
2. tidak ada sebagian orang yang mendengar pendapat anak kecil ..

Ada beberapa kalimat dari orang terhadap anak kecil: "ah anak kecil tau apa ,masa pacaran gak blh ! sok~sok an bawa~bawa agama lagi .." , "hahhah ,elu nak kecil kayak nyokap gw aja" , "dek dek ,kamu jangan ikut campur ,kk cuma butuh pendapat orang dewasa" semua itu nyata ,sya telah menyaksikannya .. Enak tau dianggap dewasa (dianggap anak kecil juga enak ,tapi di hal tertentu) ,dewasa itu lebih dikagumi oleh banyak orang karena sifat dan perilakunya telah sempurna ..

sya cuma mau bilang pada Anda ,semua orang pasti akan keriput walau hanya sedikit saja .. Kecuali Anda yang telah dikembalikan kepadaNya pada usia muda ,yang muda saja juga ada yang keriput .. Hei saudaraku ,tolong berusahalah tuk tidak menilai seseorang dari fisik ,termasuk menilai diri Anda sendiri ..

[di judul sya ambil kata DIA & AKU BUKAN ANAK KECIL ,itu karena aku bukan anak kecil ,dan DIA adalah temanku putriradja ,kenapa dengan dia ? Di buku temanku itu lah aku mendapatkan kata BUKAN ANAK KECIL ,ini bukan berarti semua pendapat sya di atas juga merupakan pendapat temanku .. Hal ini hanya supaya tidak melanggar hak cipta ,hehehe .. Maaf sya perkenankan kepada siapa pun yang tersinggung dalam artikel ini maupun semua kata yang ada di blog ini ,bukan maksud sya menyinggung ,,

i am just trying to spill my experience ..]

Comments

Post a Comment

Tinggalkan sapamu di sini ^^

Popular posts from this blog

Hidup-Hidupan

Astagfirullah. Astagfirullah. Beginikah zaman fitnah? Zaman fitnah adalah zaman yang mengerikan. Dimana kebaikan seseorang ditutupi oleh kejelekan orang lain jadi terlihat jelek. Kejelekan seseorang ditutupi dengan kejelekannya lagi malah jadi terlihat baik. Kebenaran dinyatakan dalam konteks yang salah akan menjadi sebab perang saudara. Kesalahan dinyatakan dalam konteks yang benar akan terlihat seperti kebohongan. Ya Allah. Tahun ini semakin terasa zaman fitnahnya. Kalau memang benar jika zaman ini selesai maka hari besar akan datang, maka kuatkanlah iman kami, buatlah kami wafat dalam agama-Mu. Wafatkan kami sebelum hari besar itu datang. Sungguh kami tidak mau termasuk orang-orang yang merasakan hari kiamat.

Dewasa Vs Kaulah Satu-Satunya

Aku rada ga 'sreg' nih sama nasehat yang satu ini Orang yang baik pasti banyak teman. Orang jahat tidak punya teman. Tapi toh nyatanya banyak tuh yang baik tapi karena dia ga gahul jadi ga punya temen. Banyak juga tuh yang jahat tapi pinter bergahul jadi punya banyak temen. Jadi ga adil dong kalau-kalau pandangan orang banyak seperti  Dia ga punya temen ah ,pasti ga asik. Ih dia banyak temennya pasti baik deh. Kalau kayak gitu semakin banyak aja dong temennya orang yang jahat. Ternyata makin tua makin banyak pernyataan yang harus dipertanyakan. Harusnya kata-kata yang ditanam dalam jiwa anak-anak ga boleh sembarangan ya. Masa iya harus menunggu mereka dewasa baru mereka sadar pernyataan-pernyataan mana saja yang masuk akal. Aha.. Tapi emang ada benernya juga sih pernyataan yang tadi ,cuma 'tidak tepat'. Padahal dulu sering banget disuruh jawab pertanyaan dengan 'benar' dan 'tepat'. Hehe.. Loh ada bunyi sirine polisi... . . . . . . . . Lama...

Sehat? Mau dong

Desember-Januari Setahun yang lalu. Minggu-minggu sebelum UAS. Kepalaku berat sekali. Entah kenapa bawaannya malah ingin keramas. Pagi-pagi aku sudah keramas. Kepalaku sudah tidak berat lagi. "Ohh, gapapa tah." aku tersenyum. Siap-siap berangkat kuliah. Sore hari sepulang kuliah, kepalaku berat lagi. Malah aku jadi jatuh dari tangga kosan. Duhh. Keesokan hari badan mulai terasa ga enak. Hingga berhari-hari keadaanku semakin parah. Aku masih memaksakan kuliah. Saat itu aku dibopong oleh Vani, teman sekelas. Beberapa kali aku berhenti jalan untuk istirahat. Hanya mampu berjalan 20 langkah mungkin. Di mata kuliah yang 'extra' kondisiku tidak sedang fit. Ahh. Sore harinya, di kamar kosan. Aku menggigil. Belum pernah sedingin ini. Ada Ria memanggilku, tapi aku ga kuat menjawabnya. Aku sms dia "gw lg kedinginan". Dia turun menuju ke kamarnya. Tidak lama dia naik lagi ke kamarku. "Ami!" "Ami! Kenapa!" Sekuatnya aku buka pintu. "Dingi...